Rabu, 05 Desember 2012

Dear : Ummi

hhhhhhh... hujan...
hmmm... tapi apa yang salah dengan hujan?
kenyataannya, aku memang menyukai hujan, sangat menyukai hujan. bukankah hujan itu romantis untu orang yang melankolis sepertiku?
kepribadianku yang sedikit menarik diri dari lingkungan sosial membuatku tak berdaya bila harus dihadapkan dengan perbincangan tak mutu, tak guna, sia-sia. aku hanya akan melayani mereka yang benar-benar bertanya, yang dengan kebetulan, aku memiliki kapasitas yang real untuk membantunya menemukan jawaban.
bisa jadi, aku hanya seorang manusia yang selalu berbicara dengan logikaku sendiri, naluriku sendiri, tanpa melibatkan orang lain. ya, untuk saat ini memang lebih baik seperti itu.
katanya, muslimah yang baik itu adalah muslimah yang lebih banyak diam dan tak banyak melakukan hal basa-basi. ya, sepertinya aku terlanjur terobsesi pada sifat yang seperti itu.
ummi, bolehkah kukenakan gamis panjang dengan kerudung yang juga panjang?
saat ini, aku hanya berbusana tertutup, namun belum sempurna secara syar'i. ingin sekali aku benar-benar mengaplikasikan aturan-aturan islam yang syar'i, yang mulia. aku hanya ingin kaffah.
aku tahu ummi pasti ngizinin, tapi aku juga tahu, bahwa ummi akan mengerutkan keningnya karena posturku yang akan terlihat aneh jika kukenakan kostum itu.
ummi, kalau aku bertambah tinggi 10 cm lagi, aku pengen pakai gamis kaya teteh-teteh itu ah mi, biar aku keliatan banget islamnya, gak setengah-setengah dalam mengkaffahkan diri.
ummi, mereka bilang aku jelek pake baju kaya gitu. mereka bilang aku kuno! aku sedih ummi... tapi ummi, kenapa aku harus sedih ya mi?
ummi, mungkin saat ini aku belum bisa berbusana dengan sebenar-benarnya syar'i, tapi percayalah mi, ada keyakinan dihatiku yang sedang tumbuh, biarkan itu matang, berkuncup dan berbuah Ya Rabb..
ummi, aku pengen mesantren titik! eh, apa aku pantas merengek seperti itu pada ummi? dulu rencanaku untuk mesantren di Yogyakarta gagal, karena saat itu akulah satu-satunya putri ummi. ummi mungkin cemas padaku. Ya, aku tahu, ummi pasti mencemaskanku karena aku yang manja dan banyak merengek. Yaaaaah, tapi harapan itu muncul kembali mi, saat aku 18 tahun. akankah ummi mengabulkan permohonanku ini?
ummi, jangan tanya kenapa aku tidak punya pacar di usiaku yang ke 18 ini ya mi. terlalu berbahaya untuk disinggung. yang jelas, biarkan putrimu ini tumbuh dengan mengimani kitab suci kita dan sirah Nabi serta Rasul ya mi, karena sebagaimana kita ketahui dan yakini, apa yang diperbolehkan dan dilarang untuk kita pastilah bertujuan untuk memuliakan kita, menyelamatkan kita. lantas, apa pendapat ummi tentang pacaran?
ummi, aku pernah punya pacar, ya...mungkin dia tak menganggapku sebagai  pacar karena pada saat itu kami hanya berkomunikasi lewat sms. kami jarang ngobrol, apalagi pegangan tangan. aku pacaran karena saat itu lingkunganku seolah mendukung bahwa pacaran memang identitas remaja, yang gak punya pacar gak boleh gabung sama geng ini, yang gak punya pacar bukan kelompok mereka, mungkin dianggap sebagai emak-emak yang kuno!
tapi mi, setelah lulus, aku bagaikan mendapat kebebasan untuk hidup dengan perspektifku sendiri, dengan prinsipku sendiri. ya mi, ini kebebasan dari Tuhan ! aku tak dibayang-bayangi label JOMBLO lagi dari remaja sebayaku. aku senang mi, aku senang !
ummi, aku kan udah bilang...jangan tanya kenapa aku gak punya pacar ! pacaran itu saling tatap, saling pandang, saling pegangan tangan, dan saling....ah mi, sudahlah aku tidak ingin masuk kedalam perangkap itu. mi, tau kan kalau syaitan itu udah janji sama Allah untuk menyesatkan dan menjerumuskan umat manusia sebanyak-banyaknya. dengan cara apapun !
wala taqrabuzina kan mi? itu kata kitab kita kan mi? nah, menurut ummi, gerbang apalagi yang terbuka lebar menuju perzinahan selain pacaran? adakah mi? adakah?
mungkin pacaran telah lumrah pada masyarakat kita, pada zaman kita. namun bukankah zaman yang senantiasa harus menyesuaikan dengan agama? bukan malah sebaliknya mi --"
ummi, biarkan mereka hidup dengan cara mereka sendiri, keinginan mereka sendiri. let them live with their own way, mi... toh kemarin aku baca di Qur'an kalau kelak di leher kita akan digantungkan kitab amal perbuatan kita selama kita hidup di dunia, lalu kita dihisab! masyaalah mi, aku ngeri ! mudahmudahan kita dihisyab dengan cepat dan ringan ya mi, amin ...
ummi, doakan aku ya mi, supaya aku istiqomah, aku gak mau jauh-jauhan lagi sama kemuliaan yang aku rasa ini mi. islam itu mulia, sempurna!
ummi, apa pendapat ummi tentang khitbah? n.n
ehhh ?? kok umi kaya yang bingung? :D
ummi, dulu pernah ada ikhwan yang bilang kalau dia itu prinsipnya gak mau pacaran, tapi pengen langsung khitbah (dan aku gak tahu siapa yang akan dia khitbah). aku juga persis sama bingungnya kaya ummi saat ini. asing banget buat aku ! ih serem! gimana coba kalau orang yang kita taksir keburu digebet orang?
haha... mi, aku jadi malu sendiri kalo inget aku pernah melayangkan pertanyaan ini ke orang itu. dia jawab apa coba mi? dia jawab "jodoh itu sudah diatur" . haduuuuh mi, aku malu --"
ummi, tau gak sih mi, kalo putrimu ini sekarang jadi mengobsesikannya. obsesi apa?? iiiih ummi.....ummi gak nyimak ya? ya itu, aku jadi terobsesi pada kata itu. KHITBAH. wow, indah ya mi kedengerannya ! :)
ummi, mudah-mudahan aku mendapat taufik dari Allah ya mi. ummi tau kan taufik itu apa? taufik itu, persesuaian antara keinginan kita sama kehendak Allah. so sweet ya mi.
mi, aku gak galau lagi sekarang, soalnya aku tahu, seperti halnya maut dan rezeki, jodohpun sudah diatur. tertulis rapi di Lauhul Mahfuzh. aku akan berusaha untuk membenahi diri selama masa menunggu, agar kelak Allah memberikan yang terbaik untukku. kan katanya jodoh itu cerminan diri kita, dan Al-Quran bilang kalau pria yang baik untuk wanita yang baik pula. so, aku akan giat ibadah mi, biar kelak jodohkupun seperti itu. mudah-mudahan lebih soleh, biar bisa menunjukkan padaku apa itu hakikat cinta pada Tuhan :)
mi, doakan ya mi agar putrimu ini istiqomah, dan semoga mendapatkan ikhwan yang aku dambakan..
mi, aku pengen banget lho hafal surat Yusuf sama surat Al-Fajr, mudah-mudahan aku bisa menghadiahkannya untuk ummi kelak di akhirat ya mi. amiiiin ..
mi, udah dulu ya mi..sebenernya aku masih punya banyak hal yang ingin diceritakan, tapi postingnya kepanjangan. hm, syukron ya mi udah mau meluangkan waktu untukku.
ehh, syukron juga buat para viewers. ini sebenernya curhatan pribadi sih, tapi semoga ada manfaatnya ya myviewers :)

salam....

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar