Minggu, 13 Januari 2013

crazy buddy of this story :)

Dan kukira takkan kutemukan satu orang gila yang sebenarnya  sudah beberapa lama ini denganku bertetangga. Dia remaja sebaya dengan kelakuan yang menggila dan apa adanya. Pada awalnya kami saling diam dan dingin melanda, namun mengingat kami sesama wanita, kami seolah punya berjuta tema untuk diceritakan hanya berdua. Tak salah, tentang merah muda. Tapi maaf, kisahku tak menarik dan tak variatif, boleh kubanting tema pada kuliner saja, sob ? dan kaupun akan meradang jika kusinggung ttg makanan. terimakasih untuk petualangan akhir pekan tergila yang terjadi mendadak tanpa rencana. kau dengan cibay dan aku dengan bubur kacang. kita memuji jagung cup yang penuh susu dan keju, sedetik kemudian kita meradang dan mengutuki semangkuk bakso dengan harga cetar dengan rasa standar. sempat akan mampir dan lebih menggila di dance floor itu, tapi kita tahu, waktu kian sempit dan jika kita pulang telat akan ada yang berdiri berpose layaknya sipir di gerbang. itu adalah ibu kost yang merangkap ibuku.
kau tahu, apa kita sebaiknya membelikan sesuatu untuk membuatnya meluluh saat kita telat pulang? ya, ini bukan upaya suap menyuap atau sogok menyogok. katakan saja ini sebentuk rasa kasih sayang dari kita untuknya?
gelisah kian menjalar saat berkali-kali kutatap ganas jam digital di handphone, ingin kusalahkan dirimu yang tadi terlalu lama memilah dan memilih barang di toko tadi. kenapa kau tidak mengambil yang benar-benar kau prioritaskan saja? kenapa kau malah menjamah setiap benda yang sebenarnya aku ragu, apakah kau tahu namanya atau tidak, ya..begitupun aku.
tapi, lekas aku mereview kembali ekspedisi gila kita tadi, kau memang yang mengajakku memasuki toko itu, katamu kita hanya akan berkeliaran saja, tapi nyatanya kau malah menjamah dan menatap sendu setiap benda yang terpajang di setiap sudut ruang. tapi kau punya 'sesuatu' untuk dibeli, sedangkan aku? sekedar rencanapun aku tak punya... bukan masalah saku sob, tapi aku memang tak punya angan-angan untuk menambah anggota baru di kamarku. sudah terlalu banyak benda dan aku jengah karena itu berarti kamarku akan kian menyempiiiiiit, dan aku khawatir  kau takkan bisa masuk lagi kedalam kamarku! haha..
hanya perlu 5 detik untuk menyalahkanmu, sob.. tapi aku butuh 5 menit untuk menyalahkan diriku sendiri bahwa akupun sama salahnya denganmu. aku juga turut berkontribusi dalam keterlambatan ini, aku terlalu lama menimang dan memilih barang apa yang aku ingini, sampai akhirnya aku menyerah karena kau terlihat jengah menungguku. beruntung, kau memilihkan satu sarung bantal dengan motif rose elegan berkontur 3D, berwarna pink dan berbulu. yeah, kuakui  seleramu diatas rata-rata sob !
kegilaan kita tak berhenti disitu. kurasa kemarin adalah hari dimana kita berubah menjadi bajingan bajingan lugu dan berwajah  ceria. layaknya bocah-bocah kecil di kolam bola yang tak sungkan untuk menjamah setiap bola yang menarik hatinya, begitupun kita yang memandangi dan mendekati setiap benda di plaza sana yang menarik perhatian kita. tak sampai disitu, kitapun berlagak sok dan menanyakan harga, lalu menawar dan berlalu setelah adu banting harga. lihat, betapa bajingannya kita!
tapi sob, apa salahnya? kita tak memiliki niat jahat dan kau tahu, menanyakan harga, varian dan warna dari barang lalu menawarnya dan berlalu tanpa membeli bukanlah sebuah tindakan kriminal. hanya saja kita menguji setebal mana kulit wajah kita dan seberani apa kita dalam menatap mata para pedagang yang penuh harap. ah sob, aku merasa kita telah mempermainkan mereka... aku merasa berdosa..tidakkah kau merasa, sob?
yasudah, untuk menebus rasa bersalah kita bagaimana kalau kita membeli barang dari setiap pedagang yang telah terlanjur kita tawar tadi? ide bagus sob ! tapi, apa kita gila? kita bukan orang kaya sob !! nanti sajalah kita kembali lagi kesini kalau kau sudah menjadi seseorang yang namanya di pajang di neon box dengan embel-embel SE dan namaku dengan embelembel S,farm APT. (amin ya). itu kan yang telah menjadi imajinasi tertinggi kita?
hei sob, mari kita mondok di kubusmu dan berceloteh sampai dini hari lagi, lalu kita akan duduk di balkon sambil cekikikan karena make a wish sambil menatap bintang. sob, aku akan memberimu sereal lagi setiap pagi, asalkan kau mau berjanji untuk mendoakan mimpiku agar terwujud. sebenarnya bukan hanya mimpiku sih, tapi mimpimu juga kan? mimpi yang cukup sederhana, yaitu mendominasi saham di perusahaan Blackberry agar kita sama-sama tidak sentimen lagi pada para penggunanya yang kita rasa sangat autis. bukan, bukan, bukan autis itu yang kumaksud, hanya saja kurang respect akan apa yang ada di sekitar.
hei sob, berhenti membahas kehidupan kampusmu ! aku muak saat kau ceritakan kehidupan disana yang pilih-pilih dan sadis. bagaimana kalau kita membicarakan dress hitam berrenda milikmu itu? berapa kau membelinya? nampakanya sangat cocok untukku n.n #PLAKK !
ampun sob, aku hanya bercanda, namun aku sangat berharap. may I ?  bukankah kita ini teman baik? bukankah kita ini 2 remaja gila yang pura-pura hidup normal? ah kau saja, aku tak ingin menjadi gila :p
sob, bagaimana kalau kau jajan keripik mak comblang level married dan aku memesan makaroni pedas level 'teu sangem' lagi ? lalu kita akan menghabiskannya di balkon sambil bulak-balik mengambil air dari kamarmu ? eh, tapi hati-hati ya.. kalau makan itu, masuknya ke lubang mulut bukan ke lubang hidung ! jika kau melakukannya lagi aku akan tak henti terpingkal menyaksikan kelakuanmu yang abnormal itu :D
dan hati-hati, jangan terlalu banyak makan pedas, nanti kau akan ke kamar mandi pukul setengah satu dini hari lagi.. sebenarnya bukan itu maslalahnya. jika kau pergi ke kamar mandi untuk melampiaskan mulas, itu berarti kau akan meninggalkanku sendirian ! aissh, awas ya sob kalau kamu berpikiran bahwa aku tak ingin jauh-jauh darimu karena aku manja --" , aku memang tak ingin jauh-jauh darimu karena aku membutuhkanmu untuk menghalau rasa keueung yang kau timbulkan karena cerita horormu itu ! terlebih sepertinya wajahmu mirip bawang putih, kau mengerti kan maksudku ?? #PLAKK
yasudah sob, aku akan menunggu ekspedisi tawa sambil beramal part 2, sekarang kau fokus UAS saja ya....
ganti rutenya, jangan Ramayana-IBC-Zahra-Alunalun-Yogya-Jl.Ahmad Yani-pasar baru- plaza-pasar baru- Jl.Ahmad Yani-  Jl. Pramuka- Jl. Cimanuk- Leuwi Daun lagi ya,bukan karena capek harus berjalan kaki denganmu, tapi aku malu membawamu ke tempat penuh keramaian itu, aku malu karena mereka mengira kita ini sepasang orang gila yang baru saja menyandang gelar gila dengan sukacita. aisssh, sob...kutunggu janjimu setelah panen : Jagung Cup sabaskom !
oh iya sob, kau tahu tidak kalau mengenalmu adalah salah satu cara agar aku mulai memudarkan masa laluku yang menyedihkan. dan sekarang aku merasa bahwa akupun pantas dibahagiakan kehidupan dan dibebaskan dari belenggu masa lalu yang sangat menggelisahkan. hidup itu sangat menyenangkan saat aku tahu bahwa aku tak sendiri. terimakasih Tuhan untuk semuanya, dan terimakasih karena Kau telah memberiku kesempatan untuk membaca Qur'an sampai pada surat Ar Rahman. aku jatuh cinta pada ayat-ayatMu yang indah dan pasti. dan akupun mencoba memahami dan memaknai satu ayat yang membuatku tersungkur malu padaMu : "Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?"



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar