Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2015

Resensi Novel Ayat-Ayat Cinta 2

  Cinta Tak Berkesudahan
Judul Buku          : Ayat-Ayat Cinta 2
Penulis                : Habiburrahman El-Shirazy
Editor                 : Syahruddin El-Fikri
Penerbit              : Republika
Cetakan              : Cetakan I, November 2015




                                                    "innama asyku batstsi wa huzni ilallah"
             (sungguh hanya kepada Allah aku mengadukan kesusahan dan kesedihanku.) Q.S Yusuf :86
  Begitulah cara Fahri menenangkan batinnya, dzikir tidak pernah kering dari lisannya. Rentetan peristiwa pahit yang ia alami sejak menikah dengan Aisha seolah tiada usai. Mulai dari penangkapan dan fitnah yang dilayangkan pada Fahri oleh Noura--tetangga Flat yang ia tolong sewaktu di Mesir, wafatnya Maria--istri kedua Fahri yang telah berhasil membebaskan Fahri dengan kesaksiannya, Aisha yang harus kehilangan janinnya dan kini rasanya lebih nelangsa karena Fahri harus kehilangan Aisha yang hilang kontak sejak kepergiannya ke Palestina bersama rekannya, seora…

Keabadian Tak Bersudahan

697 halaman dari 42 chapter. Gerimis di luar sana, mengiringiku menyelesaikan misi untuk menikmati novel tebal itu.
Aku tergugu,
Betapa.
Ya, betapa.
Betapa cinta adalah secarik kata yang mampu mewarnai seluruh luas samudera. 
Betapa cinta adalah sekeping kata yang mampu memanggil gerimis bersih nan menyejukkan di tengah gurun luas tak berbatas. 
Betapa cinta adalah setitik cahaya yang mampu membimbing gelap bertemu remang hingga akhirnya menemukan benderang.
Betapa.
Betapa bahagia mereka yang berkasih sayang tak berkesudahan. 
Betapa bahagia mereka yang saling memuliakan cinta, atas nama-Nya, atas kasih-Nya.
Aku menghela nafas panjang.
Dadaku sesak, diliputi sejuta pengharapan yang tak berkesudahan. 
Mataku sembab, mengalirkan perasaan yang tak terkatakan.
Aku rindu,
Sungguh rindu.
Harapan itu, akankah bisa kutemukan jalan agar segera bisa kuukir dalam jalan takdir-Mu?
Temukan aku yang kini tersesat dan terlunta. 
Temukan aku dengan dia yang mampu meraih tanganku, memberikan sandaran, 
menunj…